Senja, Fian dan kawan-kawan semua.

Apa kabar?

Sudah sepekan ini aku meninggalkan kalian. Tak ada tangis yang cengeng. hanya sesak didada saat langkah kaki meninggalkan lantai 4. Yup.. aku harus mengejar cita dan cinta. Bekerja di Jakarta adalah impian ketika aku mulai mengerti dan memahami indahnya mengukir kata. Meriset dan memburu informasi.

Apa yang kamu rasakan ketika kehangatan dan cinta itu tiba-tiba lenyap? Ada dada yang bergetar, sesak, hingga bulir-bulir air mata pun memaksa. Ah.. indahnya sebuah suasana itu. Malam sepertinya enggan untuk bergeser. Setiap detik, aku merasakan sebuah kehangatan yang tak pernah aku alami sebelumnya.

Kamu tau Senja, Fian dan kawan-kawan semua , aku merindukan itu semua.

Setiap malam ada saja yang kita jadikan bahan untuk tawa. Saling ejek lah, saling bertukar saja, semua mengalir seperti buih-buih yang terbawa riak anak sungai.

Uff… Aku harus kehilangan itu semua. Malamku tentunya akan berganti. Aku harus mencari kehangatan lain. Keramahan lain, tawa lain. Bukan dengan kalian tentunya. Meski aku selalu merindukan kalian.

Maaf bro, jika tawa kita terbangun dari sebuah kata-kata yang menyakiti kalian. Maaf jika kehangatan kita yang tak pura-pura terbangun dari sesak dan kejenuhan kala kita melakukan sebuah peliputan. Aku tau, kalian akan kembali merasakan kehangatan itu. Dan aku, aku akan mencari kehangatan di tempat lain. Doakan.

Best Regards,

Sofian DS

About these ads