Malam semakin dingin. Tak ada bintang, pendar bulan juga hilang, tiba-tiba gerimis. Saya pandangi jarum jam. Saya tercekat.
“Ada perubahan pada diriku gak bro?,”
“Hmm..bentar!,” kata lelaki itu. Ia pandangi diriku dari ujung rambut sampai kaki. Tubuhku ia putar-putar. Matanya menelisik tajam
“Emange kau kenapa dab?,”
“Gaya bicara, sikap, penampakan fisik?. Kagak ada yang berubah kan?,” tegasku
“Emang kau kenapa?,” ulangnya.
“Gak napa-napa siy. Cuman nanya aja. Benar, malam ini gak ada yang berubah?”
“Hasyah.. mboh ra ruh..”
Tak ada apa-apa ternyata. Aku pikir akan terjadi perubahan yang frontal. Puff…..
14 February, 2008 at 1:16 pm
hmmm… emang mau berubaha gimana tho:
15 February, 2008 at 10:27 am
dirimu bakalan berubah kok mas, coba aja kamu pegang sabuk trus triak BRUBAH!!!!!!!!!!!!!!!!! ntar pasti berubah. he he hehe
16 February, 2008 at 5:22 am
kowe ngopo to kang..krisis jatidiri???