20 Oktober, 2006

Masih Ada
Agar pagi tak lagi sepi, Dirumah saja
Nikmati hujan yang baru mereda
Dalam balutan syal yang kuberikan
Tinggalkan tangis semalam, bisikku
Eja kata sepatah demi sepatah
Sambil menunggu datang lipatan senja
Agar kelak tak ada tangis
Dalam riuh getar dawai
Maaf Bila Salah
Kau Hadir selalu saja
Lepaskan anganku, agar mengawang
Dan turun pun, aku tak mau
Lalu penat berangsur lebur
Segera saja aku memelukmu
Agar puas mencumbu bayangmu
Yang kini terus merajam mimpiku
Meski dengan itu, aku harus memohon
Maaf sekali ini.

